[Blogtour + Giveaway] (Never) Looking Back



Halo teman-teman. Akhirnya sampai juga pada pemberhentian keempat Virtual Blogtour (Never) Looking Back. Sebelum saya mulai pembahasan blogtour-nya, jangan lupa kunjungi review novel ini di sini ya. Dan tinggalkan jejak serta komentar di sana.

Saya ingin membahas tentang tema "Perfect Mistake" yang sedikit saya singgung di rewiew saya sebelum ini. Jadi, apa itu perfect mistake? Menurut saya, perfect mistake adalah kesalahan yang "sempurna". Kenapa dikatakan sempurna? Karena sempurna kesalahannya. Namun, dibalik kesempurnaan sebuah kesalahan, pasti terkandung banyak sekali hikmah yang bisa diambil. 

Tengoklah Casta yang membuat sebuah kesalahan yang "sempurna" karena berhasil membuat kehidupannya berantakan. Namun, apakah seharusnya kita berdiam diri dan meratapi nasib atas kesalahan yang kita perbuat? Tentu saja tidak. Kesalahan dalam hidup hadir untuk membuat segalanya menjadi baik. Pembelajaran hidup dari sebuah pengalaman buruk akan membuat kita lebih berhati-hati ke depannya, dan tentu saja akan menjadi sebuah proses yang akan menyempurnakan kita. 

Atau, coba lihat dari sudut pandang yang berbeda. Dari sebuah kesalahan pula pertemuan Casta dan Philip: tertukarnya kantung belanjaan. Kalau kesalahan itu tidak terjadi, tentu saja perkenalan keduanya tidak akan terjadi, dan benih-benih cinta pun tidak mungkin hadir. Kesalahan membuat kita berkenalan dan bertemu orang-orang tidak terduga, juga memberikan peluang untuk mendapatkan kisah kehidupan yang berbeda.

Sebuah kesalahan akan menunjukkan jalan yang lebih baik bagi manusia, apabila ia menyadarinya dan menjadikannya sebuah pembelajaran. 

What is your perfect mistake?

Ehm... kalau membicarakan tentang apa perfect mistake yang pernah saya lakukan... hahaha. Duh. Banyak sekali. Saya pernah membuat sebuah kesalahan yang membuat saya merasa kehilangan masa depan. Saya pernah membuat kesalahan lain dengan mencintai orang yang salah (#eaaaa). Saya juga pernah melakukan sesuatu yang menurut saya itu... salah, hingga sampai detik ini saya selalu dihantui oleh kesalahan itu.

Sebagai seorang manusia biasa, menurut saya lumrah kalau seseorang membuat kesalahan dalam hidupnya. Meskipun begitu, tentu ini tidak bisa dijadikan sebuah pembenaran atas kesalahan yang diperbuatnya. Namun, bukankah seseorang belajar dari kesalahannya? Anak kecil perlu jatuh berkali-kali sebelum ia bisa berdiri dan berjalan dengan sempurna. Begitu pula dengan kita. Yakinlah bahwa dengan mengalami kesalahan itu akan ada banyak pembelajaran hidup yang akan membuat kita jauh lebih baik lagi dari sebelumnya. Seperti Casta yang akhirnya bertemu dengan Philip dan memulai cerita baru dalam hidupnya. Atau, bagaimana sebuah kesalahan yang Casta perbuat pada akhirnya membuahkan suatu episode kehidupan baru yang bisa dipetik banyak hikmah dari sana.



Dari sebuah kesalahan yang pernah saya buat, saya jadi bisa menemukan banyak hal baru yang sebelumnya tak pernah terpikirkan akan menjadi jalan hidup saya selanjutnya.

Dari kesalahan mencintai seseorang, timbul sebuah harapan bahwa nantinya, akan ada seseorang yang benar-benar tepat diberikan untuk menemani saya mengarungi samudera kehidupan (#tsaaah).

Dari kesalahan-kesalahan lainnya, saya belajar untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi dan lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan di masa sekarang dan yang akan datang.

"Awalnya, aku merasa dunia begitu kejam, tapi lambat laun aku mengerti. Di dunia ini kita tidak bisa menghindari apa pun, termasuk masalah dan duka. Ketika itu terjadi, kita hanya perlu menerima. Karena hal-hal tersebutlah yang akhirnya mendewasakan pribadi setiap manusia. Jadi, tak perlu sedih dan menyesal berlarut-larut. Yang sudah terjadi, biarlah menjadi pelajaran berharga." ---(Never) Looking Back, halaman 97

Setuju dengan Elvira Natali yang berbicara melalui Casta Abigael dalam kutipan di atas.

Saya juga ingin membuat sebuah kutipan tentang perfect mistake:

Akan ada suatu masa kita mengenang kesalahan yang pernah kita perbuat dalam hidup ini. Maka jadikanlah kenangan itu sebagai sebuah cerita manis di mana kita merasa bersyukur pernah dihadapkan dengan kesalahan-kesalahan itu. Karena dengan kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lalu, membawa kita menjadi seseorang yang baru, yang lebih memahami kehidupan dan tidak akan pernah terjebak pada kesalahan yang sama lagi setelahnya.

***


It's giveaway time!

Saya akan memberikan satu buah novel (Never) Looking Back untuk kamu yang beruntung mengikuti giveaway kali ini. Caranya mudah sekali, simak ketentuan di bawah ini ya:

  1. Giveaway ini hanya untuk kalian yang berdomisili atau memiliki alamat pos di Indonesia.
  2. Follow blog saya melalui akun Google Friend Connect yang ada di sidebar blog ini.
  3. Follow akun twitter @elpignutt, @GagasMedia, dan @niesya_bilqis, kemudian share giveaway ini di akun twitter kalian. Jangan lupa mention ketiga akun tersebut dengan tambahan hashtag #NeverLookingBack ya. Jangan lupa kasih link menuju giveaway ini.
  4. Berikan komentar di bawah postingan ini dengan menuliskan nama, alamat twitter, domisili, sertakan pula satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini.
  5. Jangan lupa tinggalkan komentar di rewiew (Never) Looking Back ya.
  6. Giveaway ini akan berlangsung selama satu minggu dari tanggal 21 hingga 28 November 2016. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan satu hari setelahnya yaitu 29 November 2016. Apabila dalam waktu 3 x 24 jam tidak ada konfirmasi dari pemenang, akan dipilih pemenang lainnya. 
  7. Kalian juga bisa mengikuti giveaway ini di blog lainnya yang alamatnya tertera di banner blogtour ini.

Semoga kalian beruntung!! ;)

39 komentar:

  1. Nama : Yohana
    Alamat twitter : @MrsSiallagan
    Domisili :Pematangsiantar
    J: Pelajaran berharga yg pernah saya dapatkan adalah kekhawatiran hanya akan menghantui saya, tetapi dengan keberanian akan muncul percaya diri.
    Pelajaran berharga ini saya dapatkan ketika saya merasa demam panggung ketika dihadapan orang banyak. Saya merasa takut dan tidak percaya diri, Maka ketika presentasi ujian saya memberanikan diri untuk tetap percaya diri dan hasilnya saya memang bisa. Saya hanya tidak pernah mencoba selama ini. Sampai sekarang saya tidak merasa demam panggung lagi.

    ReplyDelete
  2. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Domisili: Jakarta
    Jawaban: satu pelajaran berharga dari kesalahan yg pernah saya lakukan adalah harus mau menerima tantangan baru dan meninggalkan zona nyaman yg kita rasakan jika memang mau berubah. Setahun lalu saya ditawari kenaikan jabatan untuk menjadi staff keuangan, dengan syarat harus mau dipindah keluar Jakarta. Setelah survei dan segala kemungkinan yg ada akhirnya saya menolak kesempatan tsb.
    Ini merupakan satu hal yg selalu saya sesali hingga saat ini, kadang saya berandai-andai kalo saja kesemoatan itu saya ambil tentunya sekarang saya sudah mempunyai posisi yg lebih enak daripada yg saya jalani sekarang. Tapi semua sudah terlambat, satu hal yg saya jadikan pembelajaran jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yg baru jika itu demi kehidupan yg lebih baik.

    ReplyDelete
  3. Nama :rahma Nisa cahaya islami
    Twitter : @rahmaaaNC
    Domisili : Cirebon
    Alamat : jl GN Bromo D14 no25 rt 06 rw 03 kel. Larangan kec. Harjamukti kota Cirebon

    Sebagai manusia biasa setiap saat kita akan melakukan berbagai kesalahan. Kesalahan itu jelek, tapi kita bisa mengambil banyak pelajaran baik dari kesalahan kita.

    Saya pun pernah melakukan kesalahan bisa dibilang kesalahan yang sangat fatal
    Waktu SMA saya pernah ada masalah disekolah yang bikin saya down hampir putus asa dan hampir tidak ingin melanjutkan sekolah.
    Tapi berjalannya waktu masalah itu selesai dan saya memberanikan diri lagi untuk sekolah.
    Dari situ saya sangat memperoleh pelajaran berharga.

    saat kita berhasil kita akan belajar arti dari sebuah keberhasilan. Tapi saat kita kalah, kita akan belajar arti sebuah keberhasilan dengan lebih banyak.
    Kegagalan itu sangat bagus, jika kegagalan itu mampu menyadarkan kita tentang hakekat kehidupan dengan lebih baik.

    ReplyDelete
  4. Nama: Adik Miftakhur Rohmah
    Alamat twitter: @niallxcraics
    Domisili: Yogyakarta


    A: Kalau dibilang semua orang di dunia ini tidak ada yang pernah berbuat salah, itu akan menjadi hal yang aneh menurut pandangan saya. Saya masih terngiang dengan adagium bahwa "Everybody makes mistakes.", yang mana saya artikan bahwa tidak ada satu umat di dunia ini yang TIDAK pernah berbuat salah. Setiap kesalahan yang dilakukan entah itu yang disengaja maupun tidak pasti akan membuahkan hasilnya pula. Entah hasil yang buruk ataupun hasil yang baik. Kesalahan membuat orang untuk belajar apa yang pernah dia lakukan sebelumnya dan itu salah, hingga menjadikan orang itu lebih bertindak hati-hati di kemudian hari. Bagi saya, kesalahan-kesalahan yang pernah saya lakukan mengajarkan satu hal pada saya. "Berpikir dulu sebelum ambil tindakan." Karena saya yakin kesalahan-kesalahan yang diperbuat orang itu berawal dari salah perhitungan. Ketika seseorang berbuat salah, termasuk saya, rasa khawatir, rasa menyesal pasti ada. Dan perasaan-perasaan tersebut tidak hanya muncul untuk beberapa saat, tapi melebihi dugaan orang itu, kadang bisa berhari-hari hingga berminggu-minggu. Namun, makin ke sini, kita makin berintrospeksi diri, makan kian hari akan lupa akan kesalahan itu, karena ya memang kita bakal lebih berpikir lagi sebelum bertindak, maupun bertutur kata.

    Jadi, menurut saya pelajaran penting dari kesalahan yaitu jangan hanya diam memikirkan kesalahan yang pernah dilakukan, tapi lakukan dalam tindakanmu, berpikir dulu sebelum berkata maupun berbuat. Pasti kesalahan yang sama tidak akan terulang lagi.

    ReplyDelete
  5. Nama: Nuri
    Twitter: @magnolia2498
    Domisili: Trenggalek, Jawa Timur
    Q:
    satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini

    A: Satu pelajaran berharga dari kesalahan yg pernah aku lakukan adalah, sebuah kepercayaan harus selalu dijaga, karena tanpa rasa percaya sebuah hubungan bisa berakhir tidak menyenangkan. Dan dari sana aku sadar bahwa sebuah kepercayaan itu mahal harganya.

    ReplyDelete
  6. Nama: Yoshiie Srinita
    Twitter: @yoshiecanikkaa
    Domisili:Pekanbaru,Riau
    https://twitter.com/yoshiecanikkaa/status/800750005321510912

    Jawaban
    "Jangan Pernah Bermain dengan Waktu"
    Apapun itu, berkaitan dengan waktu? Ya, semua yang berkaitan dengan waktu tak dapat diulangi dengan dama persis dan serupa situasi dan kondisinya.

    ReplyDelete
  7. Nama: Rinita
    Alamat twitter: @Rinitavyy
    Domisili: Jatim

    Satu pelajaran berharga yg aku dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yg pernah ku lakukan dalam hidup ini:

    Adalah belajar dari kesalahan-peristiwa masa lalu tersebut. Jika suatu masa, kisah itu terulang kembali kedalam hidupku, besar kemungkinan aku bisa menghindar dari membuat kesalahan yang sama. Malah, Aku akan memperbaikinya sebisaku. Sehingga sebuah kesalah itu tidak muncul lagi dan aku bisa terbebas dari rasa bersalah yang terus membelenggu diriku sekian lamanya itu, dari kelamnya masa lalu yang pernah aku alami.

    ReplyDelete
  8. Nama: Fitriana
    Twitter: @Ffitriana_
    Domisili: Samarinda
    'Satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini.'

    Waktu adalah emas. Waktu adalah kesempatan.
    Dulu, mungkin saya termasuk orang yang tidak menghargai waktu. Yang saya tau masa SMA adalah masa untuk bersenang-senang. Tapi sekarang, saya merasa 2tahun yang sudah terlewati begitu siasia. Hanya satu tahun kesempatan saya untuk merubah semuanya. Walaupun itu terlihat mustahil, tapi saya mencoba yakin kalau saya pasti bisa. Terlalu banyak kata 'kenapa' dan 'seandainya' dipikiran saya. Kenapa dulu saya tidak begitu menghargai waktu? Seandainya saya fokus sekolah mungkin saya bisa lulus dengan nilai tinggi. Masuk kuliah lewat jalur undangan. Atau mengikuti jalur beasiswa dengan nilai rapot. Dan menjadi dokter. Menjadi dokter adalah cita-cita saya. Tapi sepertinya hal itu harus kandas. Saya bukan orang pintar yang sering mendapat ranking dikelas. Jadi sangat tidak mungkin jika saya lewat jalur undangan. Saya sadar nilai raport saya paspasan. Jadi tidak mungkin juga saya lewat jalur beasiswa nilai raport. Kesempatan yang tersisa adalah berjuang dengan ribuan orang nanti saat tes masuk kuliah. Lolos tidaknya saya tidak yakin. Tapi sekarang saya sadar waktu begitu penting, saya bertekad untuk menghapus kebiasaan2 buruk saya. Mulai fokus dengan sekolah, mengejar ilmu2 yang tertinggal dan sisanya berdoa kepada tuhan agar ada keajaiban sehingga semua yang saya lakukan tidak siasia sekarang.

    Semoga saya menang^^

    ReplyDelete
  9. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    Gorontalo

    Pelajaran berharga, singkat saja. Bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Makan kalau berlebihan pasti bikin sakit perut, tidur kalau berlebihan pasti bikin pusing dan menjadikan kita orang yang malas, begitu pun cinta kalau berlebihan pasti akan membuat logika kita buta dan rela melakukan apa saja termasuk memperjuangkan orang yang nggak semestinya. Berlebihan itu kadang menyengsarakan

    ReplyDelete
  10. nama : Ifah
    twitter : @zhiigo
    domisili : bekasi

    Pelajaran berharga yang aku dapatkan adalah selalu berpikir dulu sebelum bertindak. Pikirkan kata2 yang akan kita ucapkan dan selalu selesaikan masalah dengan pikiran jernih.

    Jangan sampai apa yang kita perbuat membuat kita menyesal di kemudian hari bahkan sampai mempengaruhi masa depan kita.

    ReplyDelete
  11. Nama : Maretta Laila Puspapermata
    Twitter : @marrmaretaa
    Domisili : Malang - Jawa Timur
    --------
    Pelajaran berharga : Aku pernah menghianati seseorang dan kemudian suatu hari dia mengetahui hal itu, dia mengajakku berbicara, dia pun meminta penjelasan, dan kemudian pada akhirnya dia memaafkanku. Dari sana aku belajar bahwa tak seharusnya aku menghianati teman. terimakasih :))

    ReplyDelete
  12. Nama : seffi soffi
    Twitter : @seffiii
    Domisili : Bandung

    satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?
    Jawaban : membohongi Mama, setelah ketahuan dan meminta maaf aku gak berani lagi berbohong apapun sama beliau. Beliau selalu bilang, klo kita mencoba untuk berbohong sekali saja itu akan keterusan. Dan menjadikan kebiasaan..

    ReplyDelete
  13. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    domisili: Sidoarjo

    jawaban:
    pelajaran yg dpt diambil dari perfect mistake yg pernah hadir di hidup saya adalah..
    Lebih baik memaafkan selagi ada waktu, marah boleh, tp jangan sampai berlarut larut. karena ketika kita tidak segera bertindak kita hanya akan dipermainkan oleh waktu yg telah kita sia siakan.
    Segera lah bertindak sebelum ditindak oleh takdir

    karena saya pernah mengalami hal yg smp saat ini masih menghantui dan saya sesali.
    berantem dg kakak yg lagi berjauhan, belum sempat saya meminta maaf si kakak udah ninggalin saya. ketika kita ketemu saya dihadapkan pada kenyataan jika dunia kita tidak lagi sama. perfect mistake yg berubah hidup saya secara drastis, dan lebih berhati hati dalam bertindak untuk kedepqnnya.

    ReplyDelete
  14. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    alamat twitter: @san_fairydevil
    domisili: surakarta

    sertakan pula satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini.

    Waktu bersama keluarga itu sangat penting. Kesabaran terhadap keluarga juga lebih penting. Tahun lalu aku yg semula sangat dekat dengan bapak, bisa dibilang berbalik 180° menjauh dari bapak. Sama halnya dengan bapak yang selalu aktif, selalu terlihat sekuat orang muda walaupun usianya sudah setengah abad lebih, berbalik hanya bisa berbaring di tempat tidur. Semuanya terjadi dalam sekejab. Saat itu mungkin aku kaget dan enggak bisa menerima keadaan. Aku takut setiap bapak marah-marah. Aku enggak kuat mendengar rintihannya. Jadi aku menjauh. Lima bulan lebih aku enggak berani mendekat. Bahkan ketika bapak enggak bisa bergerak, 90% tubuhnya enggak bisa digerakan karena sangat sakit, aku tetap menjauh. Keinginan kabur sempat terlintas walaupun enggak sampai aku lakukan. Sampai saat akhirnya bapak masuk dan opname di rumah sakit, karena sebelumnya bapak enggak pernah mau opnam, aku kembali mendekat. Saat itu untuk pertama kalinya aku mendengar bapak minta maaf. Aku ingin nangis tapi sekuat tenaga aku tahan. Dua puluh hari, bapak dirawat di rumah sakit. Ketika hasil penyakitnya diketahui, bapak memilih pulang. Dihari kesebelas bapak di rumah, akhirnya bapak pergi. Ada sebuah keinginan besar, semacam doa yang bapak kasih tau ke aku untuk ibu. Tapi sampai sekarang enggak pernah aku sampaiin. Disaat itu, didetik-detik terakhir sebelum bapak pergi, aku baru bilang maaf. Aku baru bilang bahwa aku sayang beliau. Bahwa aku belum bisa sekalipun membuat beliau bangga. Dan setelah itu bapak pergi untuk selamanya.
    Hal yang aku dapat adalah bersama keluarga itu penting. Menghabiskan waktu dengan keluarga itu sangat penting. Ketika ada kesalahan atau merasa bersalah cepat minta maaf soalnya kita enggak tau kesempatan itu ada atau enggak. Kalo kita menyayangi seseorang, cepat katakan. Setidaknya biarkan orang itu tahu kalo kita menyayanginya. Dan yang paling penting, sekesal-kesalnya kita, seburuk-buruknya mereka, mereka itu orang tua kita. Walaupun sekarang kita biasa aka, ketika mereka pergi pasti ada bagian di hati kita yang sangat kehilangan. Dan untuk aku pribadi, kehilangan bapak adalah patah hati terbesarku. Sebuah luka yang selamanya tidak akan pernah bisa sembuh.

    ReplyDelete
  15. Nama: Desita Wahyuningtias
    Alamat twitter: @desitaw97
    Domisili: Solo
    Link Share: https://twitter.com/desitaw97/status/801195302304649216
    Satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?

    Tuhan selalu ngasih apa yang kita butuhkan, jadi jangan membenci hidup yang Tuhan kasih ke kita hanya karena tidak sesuai harapan kita. Kelak kita bakal sadar, betapa lebih indahnya kehidupan yang udah Tuhan kasih dibandingin apa yang dulu pernah kita harapkan. _Ciye jd sok bijak_
    Tapi serius deh, aku mengalami hal ini. Terutama orang-orang yang kemudian hadir gara-gara perfect mistake yang pernah aku lakuin.

    ReplyDelete
  16. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Domisili : Purwakarta


    Sertakan pula satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini.


    Kesempatan kedua tidak datang dua kali, maka saat itu terjadi jangan disia-siakan. Jadilah orang yang selalu memperhatikan apa yang akan diperbuat dan apa akibatnya, juga berpikir dengan matang. Jangan sampai kesalahan tersebut terulang kembali. Kesempatan kedua memang langka, tapi saat itu diberikan jangan menyepelekan sampai berpikir akan ada kesempatan ketiga saat kita menyia-nyiakannya, setiap orang punya batas kesabaran. Jadikan kesalahan yang diperbuat sebagai suatu pelajaran berharga bagi hidup, agar suatu saat kita bisa menyikapi dan mengantisipasinya lebih dulu sebelum ada kesalahan-kesalahan lain terjadi yang mampu mengganggu bahkan merusak kehidupan. Mengucap kata maaf memang mudah, tapi seharusnya dilakukan dengan tulus sepenuh hati dan tak akan mengulanginya kembali.

    ReplyDelete
  17. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    domisili: Serang

    Satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini.

    Kita tidak bisa mengulang waktu, maka manfaatkanlah waktu yg kita miliki sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  18. Nama: Nurul Astri
    Akun Twitter: @nurulastrirmdn
    Domisili: Tangerang

    Kesalahan yang pernah aku lakukan adalah masuk di sekolah MTs sejak tiga tahun belakangan ini. Dulu, aku berpikir bahwa ini kesalahan besar karena aku nggak memilih untuk masuk ke dalam SMP Negeri padahal nemku cukup tinggi. Atau kalau aku bisa lebih cerdas lagi, aku bisa dengan mudahnya masuk ke MTs lain, yang bukan swasta tapi negri. Yang dengan jelasnya berlipat kali lebih baik dari sekolahku.

    Tapi ya, itu dulu. Ketika pikiranku masih sesempit itu. Aku selalu menyesal ketika sahabat-sahabat SDku bersekolah di negeri dan menceritakan tentang acara-acara hebat yang diselenggarakan di sekolah mereka. Sementara aku, dengan sekolah sederhana, hanya mengadakan acara besar seperti 1 Muharram, Maulid Nabi, dan peringatan yang menyangkut keislaman. Aku diam-diam berharap secepatnya meninggalkan sekolah ini.

    Namun setelah kakak kelasku sudah lulus dengan nilai rata-rata 9, barulah aku sadar, bahwa sekolah yang selama ini sering dipandang sebelah mata, yang selalu dihina karena eskulnya yang hanya tiga dan ruangannya yang gerah karena hanya memiliki satu kipas persis di warteg, adalah sekolah yang menyimpan murid-murid cerdas di dalamnya, guru-guru yang lantas sabar karena muridnya yang sering mempermalukan sekolah. Sesungguhnya sekolahku adalah emas yang dari luar terlihat layaknya sampah. Kesempurnaan yang terbalut dari sebuah "keburukan". Kini, kekesalanku dulu hanyalah sebuah omong kosong kecil. Nyatanya, di balik mistake memang selalu ada perfect yang mengiringi😊

    ReplyDelete
  19. Nama : Muhammad Maulana Mahardika Amfa
    Alamat twitter : @ourgoodspirits
    Domisisli : Semarang
    Banyak orang bilang kuliah adalah jalan menuju masa depan. Semua orang akan bahagia kalau diterima di perguruan tinggi idaman. Semua orang mengusahakan untuk melanjutkan studi dengan jurusan harapan. Tapi apa dikata, hanya karena kesalahan saat menempuh sekolah menengah atas yang berupa menyepelekan setiap pelajaran meskipun sekolah favorit. Meremehkan memang tidak baik. Sombong apalagi. Belum tentu sekolah favorit tanpa usaha yang sungguh-sungguh menjamin masuk perguruan tinggi favorit.
    Hidup harus terus berjalan. Jadikan kesalahan sebagai cambuk untuk meraih masa depan. Yang lalu biarlah berlalu. Studi harus tetap berlanjut walaupun itu bukan suatu keinginan. Belajar untuk mencintai hal yang baru adalah kunci agar dapat bertahan melewati proses. Suatu kesalah kecil yaitu berupa kesombongan atas yang sudah di dapat di masa SMA tidak akan terulang lagi ketika kuliah.

    ReplyDelete
  20. nama :Afifah Khoiriyah
    alamat twitter : @Afifah_1412
    domisili : Yogyakarta

    Saya terlalu tergila2 akan buku yg trkadang saya yakin harus beli sehingga banyak menghamburkan uang. Padahal kita bisa saja pinjam di perpustakaan atau ikutan GA di blog2. Saya sudah mengenal blog tapi saya tidak pernah tau ada yang namanya GiveAway yang bisa memperoleh buku secara gratis. Saya pertama kali mengenal GA ketika melihat ada postingan di IG membaca buku secara gratis dan salah satunya dg ikut GA. Alhamdulillah saya jadi jarang beli buku, hanya ke perpus dan ikutan GA saja...

    ReplyDelete
  21. Nama : Khaerunnisa
    Twitter: NhisaMinoz75
    Domisili: Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    Jawaban: Salah satu Kesalahan yang pernah aku lakukan adalah melihat orang dari luarnya saja. Yah ini kejadian waktu kelas 1 SMA, dulu ada tetangga sebelah kelas orangnya menurut aku jutek, sombong, sok pintar pokoknya menurut aku semua yang dia lakuin itu terlihat buruk banget, kalau dia lewat didepan kelas dia suka ngeliat sinis kearah kelas kami. Pas naik kelas 2 SMA kita udah mulai ambil jurusan aku ambilnya Jurusan IPA. Eh dengar2 dia juga ambil jurusan yang sama gak taunya kita sekelas, iya sekelas gak kebayang dulu aku bad mood banget pas tau dia satu kelas sama aku mana dia duduk didepan lagi. Seiring berjalanannya waktu saya masih tetap kurang suka ngeliat dia walaupun dia suka ngajakin aku bicara atau kekantin, aku selalu mikir dia pura-pura baik aja. Sampai satu kejadian yang ngebuat aku merasa kecil banget, waktu itu kita ada tugas drama orang yang sukunya sama dibentuk jadi 1 kelmpok karena aku sama dia sama2 orang bugis jadi kita satu kelmpk, hari itu pas mau latihan sore hujan gerimis di kampungnya aku tiba2 dia nge SMS "Nis jadi pergi latihannya kan?" terus aku balas "kayaknya aku gak pergi dulu soalnya disini gerimis mau hujan keras lagi" nggak ada balasan dari setengah jam kemudian ummi saya bilang kalau ada teman diluar aku syok siapa teman yg datang hujan2 tau taunya yang datang dia katanya mau jemput buat latihan waktu ngeliat dia basah cuman gara2 jemput saya jadi pengen nangis saya terharu bnget belum ada teman aku yang sampai rela ngelakuin ini kepada aku, kejadian itu membuat saya sadar bukan dia yang sifatnya jelek tapi saya, dari situ saya mulai merubah cara pandang saya, mulai berteman sama dia, pergi kekantin bareng, curhat bareng, ngakak bareng, ngebahas soal cowok sama dia, pokoknya semua bareng, sampai masuk kuliah juga bareng ambil jurusan yang sama tapi gak satu kelas sedih si tapi gak apa2 kitakan satu fakultas jadi masih bisa ketemu, dia juga dekat sama keluarga saya begitupun sebaliknya. Kalau libur kuliah biasa dia yang kerumah buat curhat2. Saya tidak pernah menyesali kesalahan saya karena di balik semua itu banyak hikma yang saya dapatkan.

    ReplyDelete
  22. Nama: nurhaliza
    Twitter: @lyzaaffra
    Domisili: Aceh

    Pelajaran berharga yang saya dapatkan setelah melakukan kesalahan yaitu saya menyesali sikap saya yang cepat emosi.
    Waktu itu saya sudah sangat percaya dengan teman saya tetapi pada akhirnya dia malah menjelek jelekkan saya dibelakang. Akhirnya aku memutuskan untuk menganggapnya sebagai teman biasa saja, dan entah kenapa sepertinya setiap yang dia lakukan aku jadi tidak suka. Mungkin karena saya terlalu kecewa dengannya, dan pada saat saya pergi kesuatu tempat akhirnya saya tidak memberitahukannya kepada dia, dan ternyata dia panik sampai sampai menghubungi teman saya yang lain. Hingga teman yang lain juga ikut khwatir, wajar karena pada saat itu saya dan teman teman sedang tugas diluar kota. Jadi jika ada satu orang yang pergi maka yang lainnya harus diberitahukan juga agar mereka tidak panik. Disitu saya belajar jangan mengambil keputusan disaat perasaanmu sedangmu emosi, tapi redamkanlah emosimu terlebih dahulu dan pikirkan kembali sikapmu

    ReplyDelete
  23. Nama: nurhaliza
    Twitter: @lyzaaffra
    Domisili: Aceh

    Pelajaran berharga yang saya dapatkan setelah melakukan kesalahan yaitu saya menyesali sikap saya yang cepat emosi.
    Waktu itu saya sudah sangat percaya dengan teman saya tetapi pada akhirnya dia malah menjelek jelekkan saya dibelakang. Akhirnya aku memutuskan untuk menganggapnya sebagai teman biasa saja, dan entah kenapa sepertinya setiap yang dia lakukan aku jadi tidak suka. Mungkin karena saya terlalu kecewa dengannya, dan pada saat saya pergi kesuatu tempat akhirnya saya tidak memberitahukannya kepada dia, dan ternyata dia panik sampai sampai menghubungi teman saya yang lain. Hingga teman yang lain juga ikut khwatir, wajar karena pada saat itu saya dan teman teman sedang tugas diluar kota. Jadi jika ada satu orang yang pergi maka yang lainnya harus diberitahukan juga agar mereka tidak panik. Disitu saya belajar jangan mengambil keputusan disaat perasaanmu sedangmu emosi, tapi redamkanlah emosimu terlebih dahulu dan pikirkan kembali sikapmu

    ReplyDelete
  24. Nama : Dini Auliana Putri
    Twitter:@Dini_Auliana28
    Domisili :Metro,Lampung
    Link share :https://mobile.twitter.com/Dini_Auliana28/status/801720391857094656?p=v

    Pelajaran berharga yang aku dapat setelah melakukan kesalahan adalah menjadikanku orang yang lebih berhati-hati untuk mengambil sebuah tindakan. Difikirkan dulu apa kemungkinan yang akan kita dapat setelah melakukan hal tersebut. Karena kesalahan sekecil apapun akan mendapatkan balasan entah di dunia ataupun di akhirat.

    ReplyDelete
  25. Eni Lestari | @dust_pain | Malang

    apa satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?

    kesempatan tidak datang dua kali. ketika kesempatan itu muncul, segera ambil. jangan sampai menyesal di kemudian hari karena telah melewatkan kesempatan satu2nya yang mampir dalam kehidupan kita.

    ReplyDelete
  26. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  27. Nurul Baiti | @Nurbayyyy | Makassar

    Gue pernah ngelakuin satu kesalahan "fatal", yah almost perfect lah. Dan kesalahan itu berhasil membuat gue ngerasa bener-bener bodoh. Bahkan gue sempat berfikir buat mengakhiri hidup gue. Tapi kemudian keajaiban Tuhan terjadi. "Perfect mistake" itu kemudian malah membuat gue jadi pribadi yang jauh lebih baik, lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta, dan lebih sering mendedikasikan hidup gue pada hal-hal positif.

    Dari kesalahan tersebut gue dapet pelajaran bahwa orang yang memutuskan untuk flight dari masalah yang terjadi akibat "perfect mistake" yang dilakukan adalah seorang pengecut yang tidak berpikir panjang. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan. Kita tidak pernah tahu bahwa Tuhan merencanakan sesuatu yang luar biasa. Kita tidak pernah tahu bahwa hidup kita bisa jadi lebih berarti dengan kesalahan tersebut. Kita tidak akan pernah tahu semua itu jika kita tidak memiliki keberanian menghadapi masalah yang terjadi. Tugas kita hanya memperbaiki apa yang bisa diperbaiki setelah melakukan kesalahan dan menjadikan kesalahan tersebut sebagai salah satu pelajaran hidup paling berharga.
    And I just wanna say, "thanks my Perfect Mistake" :)

    ReplyDelete
  28. Nurhidayah
    @Yhayii_
    Makassar

    Satu pelajaran berhaga yg bisa diambil dari suatu kesalahan yg pernah dilakukan yaitu "Berfikirlah sebelum bertindak atau mengambil keputusan dan jadikan kesalahan tsb. suatu pelajaran untuk mnjadi lebih baik dan lebih baik lagi"

    ReplyDelete
  29. Nurhidayah
    @Yhayii_
    Makassar

    Satu pelajaran berhaga yg bisa diambil dari suatu kesalahan yg pernah dilakukan yaitu "Berfikirlah sebelum bertindak atau mengambil keputusan dan jadikan kesalahan tsb. suatu pelajaran untuk mnjadi lebih baik dan lebih baik lagi"

    ReplyDelete
  30. Nama: Ainhy Edelweiss
    Twitter: @PrinceesAinhy
    Domisili: Makassar

    Jawaban:

    Aku pernah melakukan sebuah kesalahan. Dan kesalahan itu kuanggap sangat fatal. Mungkin, ini bisa disebut perfect mistake.

    Aku mengikuti sahabatku mengambil jurusan yang sama. Yah, dulu aku sangat penakut dan bergantung kepada orang lain. Namun, sahabatku berjanji akan selalu bersamaku. Tapi, pertengahan semester, dia pindah kampus tanpa ngomong2 denganku.

    Aku sedih dan merasa menyadari aku salah milih kampus dan jurusan. Sayangnya, aku nggak bisa mengulang dan mengambil kampus baru.

    Hubungan kami berubah. Dan aku benar2 belajar dari awal.

    Sudah dua tahun berlalu, saat ini aq sdh berada di semester akhir. Aku tak pernah menyangka, kupikir aq akan menyesal selama2nya kuliah di kampusku.

    Ada bxk hal yg kupelajari dari kesalahan ku di sini. Satu hal yg paaaling kutanamkan baik2, aku harus lebih bisa membuat keputusan sendiri dan tidak bergantung dengan siapapun.



    Thanks :))

    ReplyDelete
  31. nama: Fuja Sagita
    alamat twitter : @fujasagita_45
    domisili : Garut

    Pelajaran berharga yang pernah aku rasakan setelah melakukan kesalahan yaitu aku (kita) sebagai manusia harus menghargai orang lain. Jangan pernah memandang seseorang dengan sebelah mata, Tuhan sudah memberikan kita sepasang mata supaya kita bisa memandang dengan dua persperktif yang berbeda. Yaitu dari perspektif negatif dan positif. Kesalahan yang pernah aku lakukan yaitu saat aku mengejek / tidak sengaja menyebut seseorang dengan panggilan yang tidak seharusnya aku ucapkan. Dia/orang itu memang mempunyai kekurangan namun selayaknya aku tidak mengejek dia secara tidak langsung. Aku sungguh malu saat mengejeknya di depan teman-teman seklasku yang lain. Saat itu aku memang tidak bisa menjaga kebersihan mulutku karena sedang banyak pikiran. Tapi, aku menyesal telah melakukan itu. Benar-benar menyesal karena telah mengatainya. Bahkan aku sangat malu, apalagi setelah merasakan bantuan yang selalu ia berikan padaku. Aku benar-benar malu karena telah mengejeknya saat itu, aku malu, aku malu karena mengejek kekurangannya, aku malu... sedangkan orang tersebut adalah orang yang sangat baik dan selalu membantuku tanpa pamrih. Manusia memang diciptakan tidak sempurna. Dan aku tahu, kesalahan yang pernah kuperbuat saat itu merupakan bagian dari ketidaksempurnaanku. Namun setelah kejadian itu aku langsung meminta maaf padanya, dan kini aku tahu, aku harus lebih menjaga mulutku dan menghormati kekurangan serta kelebihan orang lain.

    Link share https://twitter.com/fujasagita_45/status/802424678874632192

    ReplyDelete
  32. Vadia Rahman Salsabil
    @Vadiamendes98
    Sukabumi

    Tentunya satu pelajaran yang bisa aku ambil dari sebuah kesalahan adalah, harus selalu dibutuhkan pemikiran yang matang untuk mengambil sebuah tindakan dan pembicaraan. Setiap hal yang kita lakukan akan punya konsekuensinya tersendiri. Aku gak mau lagi mengambil tindakan dengan setengah hati atau bahkan tergesa-gesa, aku gak mau lagi bicara tanpa berpikir panjang atas ucapanku.
    Aku gak mau lagi ada penyesalan dan berharap sebuah kesalahan yang dilakukan bisa diperbaiki dengan kembali ke masa lalu misalnya, aku gak mau ngabisin waktu dan nyiks abatin dengan mikirin hal fiksi kaya gitu. Intinya dari setiap kesalahan, aku selalu tahu bahwa aku harus selalu berhati-hati.

    ReplyDelete
  33. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Domisili: Riau

    Satu pelajaran berharga yang saya dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah saya lakukan dalam hidup adalah ketulusan. Sebuah ketulusan menerima dan juga merelakan. Karena sederhana saja, kesalahan tersebut yang saya lakukan merupakan kesalahan saya, sehingga gak ada alasan bagi saya untuk menghapus jejak hadirnya dalam garis kehidupan saya, yang bisa saya lakukan hanya menerima dan merelakannya secara tulus, meski apapun resiko yang akan saya terima kedepannya.

    ReplyDelete
  34. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Domisili: Riau

    Satu pelajaran berharga yang saya dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah saya lakukan dalam hidup adalah ketulusan. Sebuah ketulusan menerima dan juga merelakan. Karena sederhana saja, kesalahan tersebut yang saya lakukan merupakan kesalahan saya, sehingga gak ada alasan bagi saya untuk menghapus jejak hadirnya dalam garis kehidupan saya, yang bisa saya lakukan hanya menerima dan merelakannya secara tulus, meski apapun resiko yang akan saya terima kedepannya.

    ReplyDelete
  35. Nama: Rizky Tria Octasiana
    Twitter: @Octannow_
    domisili: Brebes, Jawa Tengah
    satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?

    Satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?
    Jangan ceroboh. Boleh saja keluar dari zona nyaman, asalkan harus diikuti sama kemauan. Tuhan selalu ngasih apa yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan. Harus paham sama kalimat diatas. Dari kesalahan aku juga belajar, berfikir dahulu sebelum bertindak biar nggak nyesel dikemudian hari. Karna aku juga pernah salah ambil langkah, efeknya ya begini "ada perasaan yang mengganjal, ada pertanyaan yang berkutik di kepala, (kenapa dulu begini sih? Kenapa dulu begitu sih?)". Maka dari itu apa-apa harus difikirkan dulu nanti gimana efeknya. Waktu itu sangat berarti loh, hargai waktu memang penting krn waktu gabakal muter kearah sebaliknya. Lalu lebih ke kesadaran diri aja sih, harus terima resiko. Gakboleh stuck disitu aja, harus bangkit dan jangan mengulang kesalahan yang sama biar gak masuk ke lubang yang sama. Be a good girl! Jadi pribadi yang lebih baik.
    Ohya, dari kesalahan memilih pasangan. Ada hal yang aku petik; kalau suatu saat nanti jangan terburu-buru, terutama soal perasaan. 

    ReplyDelete
  36. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  37. Nama: Nadya B. Mutiara
    Twitter: @nadyabelginta
    Domisili: Tasikmalaya, Jawa Barat
    Satu pelajaran berharga yang kalian dapatkan setelah melalui sebuah kesalahan yang pernah kalian lakukan dalam hidup ini?
    Jadilah lebih baik, jangan jatuh ke lubang yg sama! Dan jalani konsekuensi dari kesalahan tersebut, meski getir rasanya, hayati. Jadikan sebagai cambuk penyemangat agar tak mengulangnya kembali. Karna penyesalan selalu datang ketika semua telah menghampiri.
    Keep possitive thingking, cz everything gonna be okay if we try to believe that :)

    Wish me luck :D
    Link share: https://mobile.twitter.com/nadyabelginta/status/802888176838676480

    ReplyDelete
  38. Nama: Nurwahidah

    Twitter: @wawha_cuza

    Domisili: Medan

    Jawaban: Aku pernah ngerasa bener-bener nggak cocok sama sikap ayahku hingga aku agak cuek padanya, namun saat dia meninggal, aku menyesal. Aku tahu dia sangat menyayangiku dan aku juga sangat menyayanginya, namun rasa gengsi itu membuatku sedikit menjaga jarak. Sekarang, aku sering bertanya dalam hati, "apakah ayah memaafkan sikapku sebelum dia pergi?" Aku juga sudah memaafkannya. Aku juga sering berpikir, "seandainya aku bisa lebih baik lagi saat beliau masih hidup."
    pelajaran yang kuambil dari kejadian ini adalah aku harus berusaha memaafkan orang lain dengan hati yang benar-benar ikhlas sehingga tidak membuat jarak pada orang tersebut.

    ReplyDelete
  39. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Aku belajar bahwa kesempatan itu tidak selalu datang. Jadi ketika datang, kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan dan peluang yang muncul tersebut. Kita nggak pernah tau apa yang terjadi kalau kita mengambil kesempatan itu. Mungkin saja kesempatan itu membuat perubahan besar dalam hidup kita, mungkin juga kesempatan itu adalah jalan pembuka bagi berbagai kesempatan lainnya. Tuhan selalu punya cara misterius untuk menunjukkan ke Maha Kuasaan-Nya :)

    ReplyDelete

Recent Quotes

"Suatu ketika, kehidupanmu lebih berkisar soal warisanmu kepada anak-anakmu, dibanding apa pun." ~ Dawai-Dawai Ajaib Frankie Presto

Setting

Indonesia (41) Amerika (16) Inggris (11) Jepang (5) Perancis (4) Norwegia (3) Spanyol (3) Belanda (2) Irlandia (2) Korea (2) Saudi Arabia (2) Yunani (2) Australia (1) Fiji (1) Italia (1) Mesir (1) Persia (1) Swedia (1) Switzerland (1) Uruguay (1) Yugoslavia (1)

Authors

Jostein Gaarder (6) Paulo Coelho (6) Mitch Albom (4) Sabrina Jeffries (4) Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (4) Colleen Hoover (3) Ilana Tan (3) John Green (3) Prisca Primasari (3) Annisa Ihsani (2) Cecelia Ahern (2) John Grisham (2) Seplia (2) Sibel Eraslan (2) Suarcani (2) Adara Kirana (1) Adityayoga & Zinnia (1) Ainun Nufus (1) Aiu Ahra (1) Akiyoshi Rikako (1) Alice Clayton (1) Alicia Lidwina (1) Anggun Prameswari (1) Anna Anderson (1) Asri Tahir (1) Astrid Zeng (1) Ayu Utami (1) Charles Dickens (1) Christina Tirta (1) David Levithan (1) Deasylawati (1) Dee Lestari (1) Desi Puspitasari (1) Dewi Kharisma Michellia (1) Djenar Maesa Ayu (1) Dy Lunaly (1) Dya Ragil (1) Elvira Natali (1) Emily Bronte (1) Emma Grace (1) Erlin Natawiria (1) Esi Lahur (1) Fakhrisina Amalia (1) Ferdiriva Hamzah (1) Frances Hodgson Burnett (1) Fredrick Backman (1) G.R.R. Marten (1) Gina Gabrielle (1) Haqi Achmad (1) Harper Lee (1) Hendri F Isnaeni (1) Ifa Avianty (1) Ika Natassa (1) Ika Noorharini (1) Ika Vihara (1) Indah Hanaco (1) JK Rowling (1) James Dashner (1) John Steinbeck (1) Jonathan Stroud (1) Kang Abik (1) Katherine Rundell (1) Korrie Layun Rampan (1) Kristi Jo (1) Kyung Sook Shin (1) Lala Bohang (1) Laura Lee Guhrke (1) Lauren Myracle (1) Maggie Tiojakin (1) Marfuah Panji Astuti (1) Mario F Lawi (1) Mark Twain (1) Maureen Johnson (1) Mayang Aeni (1) Miranda Malonka (1) Najib Mahfudz (1) Nicholas Sparks (1) Novellina (1) Okky Madasari (1) Orizuka (1) Peer Holm Jørgensen (1) Pelangi Tri Saki (1) Primadonna Angela (1) Puthut EA (1) Rachel Cohn (1) Rainbow Rowell (1) Ratih Kumala (1) Rio Haminoto. Gramata (1) Rio Johan (1) Shinta Yanirma (1) Silvarani (1) Sisimaya (1) Sue Monk Kidd (1) Sylvee Astri (1) Tasaro GK (1) Thomas Meehan (1) Tia Widiana (1) Trini (1) Vira Safitri (1) Voltaire (1) Winna Efendi (1) Yuni Tisna (1)