Showing posts with label John Grisham. Show all posts
Showing posts with label John Grisham. Show all posts

The Broker

Judul : The Broker
Penulis : John Grisham
Penerjemah : Siska Yuanita
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku : 600 Halaman
ISBN : 9789792227031
Rating : 4 dari 5 


Blurb:

Pada jam-jam terakhirnya di Oval Office, Presiden yang sudah lengser memberikan pengampunan hukuman yang kontroversial kepada Joel Backman, seorang power broker yang telah menghabiskan enam tahun terakhir dalam penjara federal. Backman, pada masa jayanya, diduga telah mendapatkan teknologi rahasia sistem satelit pengintai yang canggih, yang tak diketahui siapa pemiliknya.

Diam-diam, Backman diselundupkan ke luar negeri, diberi nama baru, identitas baru, dan tempat tinggal baru di Italia. Rencananya, bila Backman sudah mapan dalam kehidupan barunya, CIA akan membocorkan keberadaannya kepada pihak-pihak yang memburunya: Israel, Rusia, Cina, dan Arab Saudi. Kemudian, CIA tinggal ongkang-ongkang, menonton siapa yang akan membunuh Joel Backman terlebih dulu dan dengan demikian mengetahui siapa pemilik sistem satelit itu.

Joel Backman, si umpan, harus lari menyelamatkan diri ke seluruh penjuru Italia, membawa serta rahasia teknologi intelijen paling canggih dalam genggamannya.

***

Kau membawa sebagian masa lalu bersamamu, tak peduli sepahit apa kenangan itu. --- Halaman 99

***

Joel Backman, pada masa kejayaannya, dikenal dengan julukan Sang Broker, karena pekerjaannya sebagai pengacara dengan kemampuan perantara kepada pihak-pihak penting di negaranya, Washington D.C.. Namun insiden terjadi, saat dirinya memfasilitasi tiga orang pemuda dengan kemampuan di atas rata-ratanya yang menangkap pergerakan satelit Neptunus. Proyek yang dinamakan JAM ini disinyalir bernilai miliaran dolar.

Semua orang yang terlibat dalam proyek itu tewas secara misterius, sementara Backman mengambil posisi aman dengan menyelamatkan dirinya dengan mengaku sebagai tersangka. Ia dikenakan hukuman 20 tahun penjara. Semua yang berhubungan dengan dirinya--firma hukum serta kehidupan anaknya--hancur berantakan karena pengakuan itu.

Selang enam tahun kemudian, Presiden Morgan, beberapa jam sebelum masa jabatannya berakhir, mengambil langkah tidak terduga dengan memberikan pengampunan kepada beberapa orang terpidana, salah satunya adalah Backman. Pengampunan pada pria itu sebenarnya atas desakan CIA, yang berniat menjadikan Backman sebagai umpan agar mereka dapat menemukan siapakah dalang di balik kepemilikan satelit tersebut, serta pihak mana saja yang berkepentingan di sini.

Backman dipindahkan ke Italia, diberi identitas baru sebagai Marco Larezzi. Agen lapangan CIA memantau pergerakan Backman setiap waktu. Dia juga diberikan kursus privat bahasa Italia sebelum pada akhirnya dilepas sendirian. Backman menjalani kehidupannya dengan kontrol ketat, membuatnya tidak bisa berkutik atau bahkan meminta pertolongan dari pihak luar. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan sebuah instruksi agar ia seminimalisir mungkin meninggalkan jejak.

Ketika saatnya tiba, pihak CIA akan memberikan bocoran dan kisikan pada berbagai pihak, tentang tempat keberadaan Backman. Lalu mereka akan menunggu, siapa yang akan membunuh Backman sehingga akan terungkap tentang rahasia intelijen negara tersebut.

***

The Broker adalah sebuah novel keren dengan penulisan dan plot yang rapi. Ini adalah novel kedua dari John Grisham yang saya baca setelah The Runaway Jury. Jika di novel sebelumnya nuansa hukum dan persidangan begitu kental, The Broker lebih mengusung cerita tentang spionase dan upaya pelarian seorang pengacara merangkap sebagai pihak penghubung kepada orang-orang penting di negaranya. Novel ini sebenarnya tidak begitu terasa thriller-nya tapi benar-benar membuai pembaca untuk menikmati cerita petualangan Joel Backman dalam proses "menghilang"-nya. 

Pada dua ratusan halaman di awal, John Grisham benar-benar membangun plot utama dengan rapi, terkesan minim konflik, namun tidak membosankan. Justru pembaca akan dihadapkan dengan sebuah cerita di balik pelarian Backman, dengan kehidupannya yang didominasi dengan aktivitas belajar bahasa serta berjalan kaki menyusuri kota. Di sini, pembaca dimanjakan dengan penyajian informasi serta deskripsi tentang kota Bologna yang disampaikan melalui sudut pandang seorang pemandu turis--yaitu Francesca, salah satu guru privat Backman. Jadi menambah pengetahuan pembaca tentang tempat baru lagi di daratan Eropa yang cantik dan ramah.

Ceritanya tidak monoton, karena selain untuk membuka satu demi satu informasi terkait plot utama, kisah lainnya pun patut disimak juga. Seperti misalnya, bagaimana kebiasaan orang-orang Italia, tentang jadwal minum cappuccino yang biasanya tidak lagi dipesan setelah jam setengah sebelas pagi, namun kalau mau minum espresso bisa kapan saja. Tentang bahasa-bahasa Italia sederhana seperti buon giorno yang artinya apa kabar, grazie artinya terima kasih, dan masih banyak lagi.

Satu hal yang membuat saya takjub adalah bagaimana Backman membangun strategi untuk menghubungi pihak luar. Benar-benar tidak pernah diprediksi sebelumnya! Keren.

Empat bintang saya berikan untuk novel ini.



The Runaway Jury

Judul : Juri Pilihan (The Runaway Jury)
Pengarang : John Grisham
Penerjemah : Hidayat Saleh
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku : 658 halaman
ISBN : 9789792261851
Rating : 4 dari 5





Di Biloxi, Missisipi, perusahaan rokok terkemuka digugat oleh seorang janda bernama Celeste Wood, dan pengacara terkenalnya Wendall Rohr. Pynex merupakan satu dari empat perusahaan rokok terkenal, The Big Four, yang digugat oleh janda tersebut atas kematian suaminya akibat mengonsumsi rokok. Pihak tergugat mengerahkan tim pengacaranya yang biasa menangani kasus serupa. Selain itu, ada pula orang-orang di balik layar yang turut menggerakkan dan mengarahkan kasus ini supaya mereka dapat memenangkan persidangan. Tidak hanya kedua belah pihak itu saja yang bersengketa, perusahaan-perusahaan besar lainnya, dan para pihak lain ikut menggantungkan nasib mereka atas hasil persidangan ini.

Di pihak tergugat, mereka menyewa Cable sebagai pengacara, dan membayar Rankin Fitch, selaku orang di belakang layar yang mengatur jalannya persidangan di luar tempat sidang dengan akal bulusnya yang licik. Kedua belah pihak memasang strategi terutama dalam hal memilih para juri yang sekiranya dapat mereka pengaruhi dalam pengambilan keputusan.

Dalam pengadilan Amerika, sebagai pengambil keputusan atas hasil persidangan adalah 12 juri warga sipil yang mendaftar sebagai juri, terlibat dalam proses persidangan hingga pengambilan putusan. Dari ratusan orang, mereka menyaring melewati beberapa tahap, hingga pada 15 orang juri, 12 orang juri tetap, dan 3 orang cadangan. Kedua belah pihak yang bersengketa menganggarkan dana untuk penyelidikan juri ini, terkait dengan kehidupan pribadi mereka, hingga ke hal-hal yang rahasia yang itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pengambilan keputusan.

Adalah Nicholas Easter, salah satu juri terpilih. Seseorang yang mengaku pernah belajar hukum di universitas, dan kini bekerja sebagai penjaga komputer. Nicholas berhasil mencuri perhatian juri-juri lain karena pengetahuannya seputar hukum dan persidangan. Ia juga pintar mengambil hati juri lainnya. Namun bagi kedua belah pihak, Nicholas adalah sosok misterius yang tidak terlacak riwayat hidupnya, bahkan oleh Fitch yang memang pekerjaannya adalah mengintai para juri. Kehadiran Nicholas masih saja menjadi misteri, namun tetap tidak terbaca; di pihak manakah ia berada? Membela penggugat, ataukah sebaliknya.

Misteri tidak hanya sampai di situ saja. Ada sosok lain, seorang wanita di luar sana yang mengaku memiliki kendali atas jalannya persidangan. Wanita itu mengaku bernama Marlee. Mula-mula ia menghubungi Fitch untuk membeberkan sebuah fakta yang mengejutkan. Dimulai dengan ia secara jelas memberitahukan informasi baju apa yang Nicholas kenakan pada persidangan esok hari, atau buku apa yang dibawah Jerry saat memasuki ruang sidang. Fitch terkejut dengan kebenaran fakta tersebut dan penasaran pada sosok wanita misterius tersebut.

Selanjutnya apa yang terjadi pada persidangan itu adalah sesuatu yang tidak lazim terjadi pada persidangan-persidangan sebelumnya. Para juri dikarantina, satu per satu juri cadangan maju akibat beberapa juri utama gugur dalam persidangan. Marlee mengklaim sebagai pihak yang bertanggungjawab atas apa yang terjadi. Siapakah Marlee? Untuk apa dia melakukan hal ini? Apa hubungannya dengan Nicholas? Dan apa motifnya? Semua dikisahkan dengan menarik, tidak bosan, sampai detik terakhir bahkan sulit ditebak untuk pihak mana Nicholas berada dalam persidangan tersebut.



Seru, keren, menarik. Dalam buku ini juga dijelaskan tentang fakta tentang bahaya rokok, bagaimana jalannya persidangan di Amerika, juga banyak hal yang disajikan dengan begitu menarik. Ini buku John Grisham pertama yang saya baca, bertemakan seputar pengadilan dan industri rokok. Benar-benar menambah pengetahuan seputar itu. Twistnya nggak bisa ditebak, endingnya juga bikin penasaran bahkan di detik-detik terakhir. Seru sih, nggak nyangka aja kalau ternyata otak di balik semua perencanaan ini adalah (nggak mau spoiler).

Recent Quotes

"Suatu ketika, kehidupanmu lebih berkisar soal warisanmu kepada anak-anakmu, dibanding apa pun." ~ Dawai-Dawai Ajaib Frankie Presto

Setting

Indonesia (40) Amerika (17) Inggris (11) Jepang (5) Perancis (4) Norwegia (3) Spanyol (3) Belanda (2) Irlandia (2) Korea (2) Saudi Arabia (2) Yunani (2) Australia (1) Fiji (1) Italia (1) Mesir (1) Persia (1) Swedia (1) Switzerland (1) Uruguay (1) Yugoslavia (1)

Authors

Jostein Gaarder (7) Paulo Coelho (6) Mitch Albom (4) Sabrina Jeffries (4) Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (4) Colleen Hoover (3) Ilana Tan (3) John Green (3) Prisca Primasari (3) Annisa Ihsani (2) Cecelia Ahern (2) John Grisham (2) Miranda Malonka (2) Seplia (2) Sibel Eraslan (2) Suarcani (2) Adara Kirana (1) Adityayoga & Zinnia (1) Ainun Nufus (1) Aiu Ahra (1) Akiyoshi Rikako (1) Alice Clayton (1) Alicia Lidwina (1) Anggun Prameswari (1) Anna Anderson (1) Asri Tahir (1) Astrid Zeng (1) Ayu Utami (1) Charles Dickens (1) Christina Tirta (1) David Levithan (1) Deasylawati (1) Dee Lestari (1) Desi Puspitasari (1) Dewi Kharisma Michellia (1) Dy Lunaly (1) Dya Ragil (1) Elvira Natali (1) Emily Bronte (1) Emma Grace (1) Erlin Natawiria (1) Esi Lahur (1) Fakhrisina Amalia (1) Ferdiriva Hamzah (1) Frances Hodgson Burnett (1) Fredrick Backman (1) G.R.R. Marten (1) Gina Gabrielle (1) Haqi Achmad (1) Harper Lee (1) Hendri F Isnaeni (1) Ifa Avianty (1) Ika Natassa (1) Ika Noorharini (1) Ika Vihara (1) Indah Hanaco (1) JK Rowling (1) James Dashner (1) John Steinbeck (1) Jonathan Stroud (1) Kang Abik (1) Katherine Rundell (1) Korrie Layun Rampan (1) Kristi Jo (1) Kyung Sook Shin (1) Lala Bohang (1) Laura Lee Guhrke (1) Lauren Myracle (1) Maggie Tiojakin (1) Marfuah Panji Astuti (1) Mario F Lawi (1) Mark Twain (1) Maureen Johnson (1) Mayang Aeni (1) Najib Mahfudz (1) Nicholas Sparks (1) Novellina (1) Okky Madasari (1) Orizuka (1) Peer Holm Jørgensen (1) Pelangi Tri Saki (1) Primadonna Angela (1) Puthut EA (1) Rachel Cohn (1) Rainbow Rowell (1) Ratih Kumala (1) Rio Haminoto. Gramata (1) Rio Johan (1) Shinta Yanirma (1) Silvarani (1) Sisimaya (1) Sue Monk Kidd (1) Sylvee Astri (1) Tasaro GK (1) Thomas Meehan (1) Tia Widiana (1) Trini (1) Vira Safitri (1) Voltaire (1) Winna Efendi (1) Yuni Tisna (1)