To Wed a Wild Lord

Judul : To Wed a Wild Lord - Menaklukkan Lord Berandal
Penulis : Sabrina Jeffries 
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku : 432 Halaman
ISBN : 9786020321493
Rating : 3 dari 5


Blurb:

Untuk memenuhi ultimatum neneknya, Lord Gabriel Sharpe mengejar wanita pemberang yang menurutnya sangat membutuhkannya. Tetapi, kemudian keadaan berbalik...

Seperti semua tantangan yang selalu Gabe Sharpe hadapi, mendekati Virginia Waverly juga merupakan permainan berisiko tinggi. Sejak Roger, kakak Virginia, tewas ketika balapan melawan Gabe, Virginia bertekad membalaskan dendamnya dengan mengalahkan lord sembrono itu dalam balapan yang sama. Tetapi, ketika Virginia menantang Lord Gabriel balapan, pria itu membalas dengan lamaran pernikahan! 

Virginia menolak keras lamaran Gabe, namun reaksinya terhadap ciuman Gabe berkata sebaliknya. Dan ketika mereka mengurai kebenaran di balik kematian Roger, Gabe mengambil taruhan terbesar, menawarkan wanita pemberani itu sesuatu yang lebih berharga dibandingkan warisan mana pun: cinta sejati. 

***

Gabriel Sharpe sejak dulu mencintai dunia balapan kereta kuda. Tujuh tahun silam, ia melakukan balap kereta kuda dengan Roger, dan berakhir dengan kematian sahabatnya itu. Sejak saat itu kehidupan Gabe tidak lagi sama. Ia selalu dihantui oleh kematian Roger. Bukannya menghindari balapan ia justru "menantang Maut" dengan terus berpacu dari satu arena balapan menuju arena balapan lainnya yang menyebabkan reputasinya sebagai Malaikat Maut menjadi semakin besar. Belum lagi, penampilannya yang serbahitam membuat kesan "Malaikat Maut" itu semakin terpancar dalam dirinya.

Seperti kakak-beradik Sharpe lainnya, Gabe juga terpaksa harus menjalani ultimatum Hetty Plumtree sang nenek untuk menikah dalam tenggat waktu yang sudah ditentukan atau mereka tidak akan menerima warisan sepeser pun. Sebenarnya Gabe santai saja, kalau ia tidak menikah, hasil taruhan balapan kereta kuda bisa menghidupinya. Kakak-kakaknya pun sudah memiliki usaha sendiri (dan juga pasangan yang cantik dan tampan!). Gabe memikirkan Celia adiknya, yang benar-benar menentang pemikiran sang nenek untuk menikah. Namun tantangan balapan dari Virginia, membuatnya serius untuk memikirkan kemungkinan ia akan menikah juga, dengan gadis itu.

Virginia Waverly adalah adik perempuan Roger. Tidak hanya Gabe saja yang terluka atas kematian pria itu, keluarga Waaverly pun sama; terutama Virginia dan kakeknya, Jenderal Isaac Waverly. Jenderal Waverly memiliki peternakan kuda, oleh karenanya cucu-cucu mereka terbiasa untuk merawat dan juga melakukan balapan. Tak terkecuali Virginia. Suatu hari, ia menantang Gabe untuk balapan dengannya. Ini dilakukan agar Virginia bisa menghentikan kecongkakan si pria yang merasa jemawa karena berhasil mengalahkan Roger--dan membunuhnya--tujuh tahun silam. Berita seorang wanita menantang pria berpacu balapan kereta kuda, tentu akan menggemparkan, dan ini berakibat buruk pada reputasi wanita tersebut di zamannya.

Gabe mendapat tantangan itu, dan mengompromikannya dalam satu acara pesta dansa yang dihadiri oleh Virginia. Gabe mempunyai pemikiran, daripada mereka balapan, mengapa tidak menikah saja? Toh ancaman neneknya, Hetty Plumtree tentang harta warisan yang tidak akan diberikan kalau semua cucunya tidak menikah masih membayangi Gabe dan saudara-saudaranya. Apalagi, ia semacam mempunyai beban karena setelah kematian Roger, estat sang kakek yang seharusnya diwariskan pada Roger harus berpindah ke Pierce, sepupu Virginia. Mereka bersepakat untuk mengadakan balapan. Jika Gabe menang, ia akan diberi kesempatan untuk melakukan pendekatan pada Virginia. Namun jika Virginia yang menang, keinginan wanita itu untuk balapan di tempat di mana Roger terbunuh harus dikabulkan.

Setelah pertandingan yang seru dan berbahaya berakhir, akhirnya Gabe memenangkan pertandingan. Namun rupanya, proses pendekatan kepada Virginia dan kakeknya tidaklah semudah yang ia bayangkan. Jendral Waverly yang tidak menyukai Gabe dan masih dendam akan kematian cucunya, menghalang-halangi keinginan pria tersebut. Bahkan ketika Gabe menawarkan diri untuk memberikan bantuan mengurus istal mereka, Gabe diberikan tugas yang berat dengan harapan pria itu akan menyerah saja.

Bagaimana kelanjutan cerita?

***

Meskipun mempunyai pola yang sama dan motif yang sama pula dengan cerita-cerita sebelumnya, namun kisah ini cukup menarik juga untuk diikuti. Kakak-beradik Sharpe punya kebiasaan dan keunikannya masing-masing dalam menjalani hidup. Oliver memilih mabuk-mabukan dan berkelana dari satu rumah brordil ke rumah bordil lainnya untuk melupakan tragedi yang menimpa orangtuanya. Jarret memilih untuk berjudi dan mengurus pabrik penyulingan anggur milik neneknya. Minerva menjadi seorang penulis beraliran gotik yang novelnya menjadi kontroversi. Gabe menjadi seorang yang gemar mealakukan balapan kereta kuda. Sementara Celia, menjadi wanita penembak.

Satu kesamaan mereka adalah, dengan tragedi bunuh diri orangtuanya, membuat anak-anak Sharpe tidak percaya dengan cinta dan ikatan pernikahan. Itulah yang dirasakan nenek mereka hingga akhirnya harus memaksa cucu-cucunya untuk menikah.

Di seri keempat ini, cerita berasal dari sudut pandang Gabe. Romansa yang terjadi antara dirinya dan Virginia dibalut dengan kisah dari pacuan kereta kuda dan kehidupan di istal. Gabe yang dikenal sebagai Malaikat Maut, dan Virginia, adik sahabatnya yang meninggal saat melakukan pertandingan dengannya di masa silam. Pada akhirnya Gabe yang memang seorang Lord memesona, membuat Virginia jatuh hati padanya. Namun si Kakek yang masih dendam kesumat pada Gabe menjadi penghalang yang sempurna. 

Ah satu yang menarik dari novel ini, Isaac-Hetty merupakan kapal baru yang seru juga untuk disimak, hahaha. Ada beberapa scene yang membuat keduanya saling berinteraksi membela cucu masing-masing yang membuat senyum-senyum sendiri. Duh kakek-nenek ini.

So far, lumayan. Bintang 3. Hanya ada satu typo penulisan "Waferly" yang seharusnya "Waverly" di halaman 410, lainnya tidak ada. Meskipun kematian orangtua mereka masih belum terungkap jelas. Cerita Celia sedikit dibahas, jadi ada gambaran untuk seri terakhirnya.


Terima kasih SCOOP untuk bukunya.

0 komentar:

Post a Comment

Recent Quotes

"Suatu ketika, kehidupanmu lebih berkisar soal warisanmu kepada anak-anakmu, dibanding apa pun." ~ Dawai-Dawai Ajaib Frankie Presto

Setting

Indonesia (41) Amerika (16) Inggris (11) Jepang (5) Perancis (4) Norwegia (3) Spanyol (3) Belanda (2) Irlandia (2) Korea (2) Saudi Arabia (2) Yunani (2) Australia (1) Fiji (1) Italia (1) Mesir (1) Persia (1) Swedia (1) Switzerland (1) Uruguay (1) Yugoslavia (1)

Authors

Jostein Gaarder (6) Paulo Coelho (6) Mitch Albom (4) Sabrina Jeffries (4) Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (4) Colleen Hoover (3) Ilana Tan (3) John Green (3) Prisca Primasari (3) Annisa Ihsani (2) Cecelia Ahern (2) John Grisham (2) Seplia (2) Sibel Eraslan (2) Suarcani (2) Adara Kirana (1) Adityayoga & Zinnia (1) Ainun Nufus (1) Aiu Ahra (1) Akiyoshi Rikako (1) Alice Clayton (1) Alicia Lidwina (1) Anggun Prameswari (1) Anna Anderson (1) Asri Tahir (1) Astrid Zeng (1) Ayu Utami (1) Charles Dickens (1) Christina Tirta (1) David Levithan (1) Deasylawati (1) Dee Lestari (1) Desi Puspitasari (1) Dewi Kharisma Michellia (1) Djenar Maesa Ayu (1) Dy Lunaly (1) Dya Ragil (1) Elvira Natali (1) Emily Bronte (1) Emma Grace (1) Erlin Natawiria (1) Esi Lahur (1) Fakhrisina Amalia (1) Ferdiriva Hamzah (1) Frances Hodgson Burnett (1) Fredrick Backman (1) G.R.R. Marten (1) Gina Gabrielle (1) Haqi Achmad (1) Harper Lee (1) Hendri F Isnaeni (1) Ifa Avianty (1) Ika Natassa (1) Ika Noorharini (1) Ika Vihara (1) Indah Hanaco (1) JK Rowling (1) James Dashner (1) John Steinbeck (1) Jonathan Stroud (1) Kang Abik (1) Katherine Rundell (1) Korrie Layun Rampan (1) Kristi Jo (1) Kyung Sook Shin (1) Lala Bohang (1) Laura Lee Guhrke (1) Lauren Myracle (1) Maggie Tiojakin (1) Marfuah Panji Astuti (1) Mario F Lawi (1) Mark Twain (1) Maureen Johnson (1) Mayang Aeni (1) Miranda Malonka (1) Najib Mahfudz (1) Nicholas Sparks (1) Novellina (1) Okky Madasari (1) Orizuka (1) Peer Holm Jørgensen (1) Pelangi Tri Saki (1) Primadonna Angela (1) Puthut EA (1) Rachel Cohn (1) Rainbow Rowell (1) Ratih Kumala (1) Rio Haminoto. Gramata (1) Rio Johan (1) Shinta Yanirma (1) Silvarani (1) Sisimaya (1) Sue Monk Kidd (1) Sylvee Astri (1) Tasaro GK (1) Thomas Meehan (1) Tia Widiana (1) Trini (1) Vira Safitri (1) Voltaire (1) Winna Efendi (1) Yuni Tisna (1)