[Movie Review] The Jungle Book

Diposting di sini dalam rangka menunggu bukunya yang akan segera terbit bulan depan! Tidak sabar untuk mengulasnya dari sudut pandang bukunya :) (Informasi tentang bukunya bisa dicek di sini.)


***




Film "The Jungle Book" ini bercerita tentang kehidupan dan petualangan seorang anak hutan bernama Mowgli (yang diperankan oleh Neel Sethi). Siapakah Mowgli? Mengapa ia bisa berada di hutan dan dibesarkan dalam kawanan Serigala? 

Mowgli adalah seorang anak kecil yang ditemukan di hutan oleh Bagheera si Macan Kumbang dan diberikan kepada kawanan Serigala untuk dibesarkan. Karena, dengan meninggalkannya bersama kawanan, anak itu akan aman.

Suatu hari Mowgli dipaksa untuk meninggalkan hutan karena seorang Harimau bernama Shere Khan merasa terusik dengan kehadiran Mowgli. Saat sedang kemarau, semua penghuni hutan berkumpul di sebuah telaga di mana terdapat air di sana. Ada aturan untuk tidak melakukan perburuan di sana karena minuman lebih diutamakan ketimbang makanan. Di sinilah penghuni hutan mengenal Mowgli dan merasa aneh dengan keberadaannya, sang manusia di tengah rimba. Shere Khan berhasil melakukan propagandanya dan melakukan ancaman. Mau tidak mau, Mowgli harus meninggalkan hutan menuju ke perkampungan manusia demi keselamatannya. Bagheera, si Macan Kumbang bersedia menemani Mowgli untuk mencapai tujuannya.

Apakah perjalanan itu akan berlangsung dengan mulus begitu saja? Oh tentu saja tidak. Di sini, Mowgli akan bertemu dengan Beruang yang lucu sekaligus menyebalkan bernama Baloo. Tidak hanya itu saja, Mowgli juga bertemu Ular Phyton bernama Kaa, lalu ada sekawanan orangutan juga. Bagaimana dengan Shere Khan? Lalu apa kabar pula Ibu dan kawanan Serigala yang ia tinggalkan?


***


Film yang disutradari oleh Jon Favreau ini, mengambil kisah dari buku populer karya Rudyard Kipling dengan judul yang sama. Diperankan oleh Neel Sethi sebagai Mowgli, dan juga ada beberapa aktor maupun aktris populer sebagai pengisi suara seperti Scarlett Johansson (sebagai Kaa), Idris Elba (sebagai Shere Khan), Ben Kingsley (Bagheera), Bill Murray (Baloo), dan masih ada beberapa lainnya.

Dari segi plot, kisah ini benar-benar rapi. Ceritanya mengalir, menegangkan, meskipun tentu saja, klimaksnya disimpan untuk seperempat kisah di akhir. Meskipun begitu, tiga perempat cerita ini di awal tidak bisa begitu saja diabaikan. Sebab-akibat yang menjalinnya begitu cantik dan mengalir. Tidak ada kisah yang percuma di sini. Misalnya, ketika ada adegan si Mowgli dengan talinya di adegan awal, siapa yang menyangka bahwa di balik itu, ada kisah lain yang berhubungan dengan akivitasnya itu. Atau, siapa yang mengira apa yang dilakukannya dengan kawanan Gajah di awal cerita, akan memberikan efek bola salju pada cerita selanjutnya? Saya benar-benar terkagum dibuatnya.

Visualisasi yang disajikan? Jangan ditanya lagi. Penonton benar-benar akan dimanjakan dengan animasi yang cantik dan keren. Silakan intip saja trailernya di sini: 




Melihat sosok Mowgli yang diperankan oleh Neel Sethi, entah mengapa membuat saya teringat dengan Bran Stark kecil (di season pertama Game of Thrones). Mungkin karena sama imutnya dan sama-sama suka memanjat. Tapi entah mengapa juga kok pemerannya lebih mirip dengan Robert Arryn? Hahaha, lupakan. 

Sekarang, saya mau bahas tentang film ini dan kesan-kesan saya saat menontonnya. Saya nonton ini berdua dengan adik cowok saya yang masih kelas empat SD, ceritanya sebagai hadiah ulang tahun gitu, jadi saya memang cari film yang cocok untuk anak di bawah umur. Sebagai kakak yang baik, saya tidak mau meracuni adik saya dengan film-film yang tidak sesuai dengan umurnya. Di XXI sendiri, rating film ini SU alias semua umur, jadi, begitu ada waktu yang pas, kami menonton berdua.


Fotonya gelap-gelapan, merah-merahan pula, hihihi.

Saya benar-benar dibuat takjub dengan kisah yang disuguhkan dalam film ini. Menontonnya, membuat saya teringat pada novel Animal Farm, novel alegori yang tokoh-tokohnya merupakan hewan yang merepresentasikan manusia sesuai dengan karakterisasi binatang-binatang tersebut. Di sini kita mengenal, bahkan sosok Serigala, yang dikenal sebagai hewan buas, begitu menyayangi anak-anak mereka. Lalu ada Beruang lucu yang pandai mengarahkan orang lain untuk mengikuti apa yang dia inginkan. Ada pula Macan Kumbang yang tegas dan galak. Namun, di balik tampilannya yang sangar, dia rupanya memiliki hati yang begitu baiknya. 

Saya jadi heran, sebuah kisah yang dikemas dalam sudut pandang anak kecil dan binatang-binatang buas, begitu menyentuh dan mengena ketimbang jika disampaikan oleh orang-orang dewasa. Nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh para penonton dengan mudah dapat saya serap dan cerna. Jujur saja, niat awal saya menonton ini yang hanya untuk menemani adik, justru saya malah diberikan pelajaran-pelajaran berharga tentang makna kehidupan di dalamnya.

Empat koma lima dari lima bintang untuk film ini. Sangat direkomendasikan untuk ditonton, apalagi bersama keluarga.



2 komentar:

  1. Saya salah satu pecinta film animasi. Dan saya harus menonton film ini. Saya selalu merasa kalau film animasi yang condong ke genre film anak-anak, selalu menyampaikan nilai kebaikan secara tulus. Makanya saya menyukai film-film tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuu... sama seperti Inside Out yang ngena banget. The Little Prince juga. Mungkin karena dunia anak-anak jujur dan apa adanya :)

      Delete

Recent Quotes

"Suatu ketika, kehidupanmu lebih berkisar soal warisanmu kepada anak-anakmu, dibanding apa pun." ~ Dawai-Dawai Ajaib Frankie Presto

Setting

Indonesia (41) Amerika (17) Inggris (11) Jepang (5) Perancis (4) Norwegia (3) Spanyol (3) Belanda (2) Irlandia (2) Korea (2) Saudi Arabia (2) Yunani (2) Australia (1) Fiji (1) Italia (1) Mesir (1) Persia (1) Swedia (1) Switzerland (1) Uruguay (1) Yugoslavia (1)

Authors

Jostein Gaarder (7) Paulo Coelho (6) Mitch Albom (4) Sabrina Jeffries (4) Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (4) Colleen Hoover (3) Ilana Tan (3) John Green (3) Prisca Primasari (3) Annisa Ihsani (2) Cecelia Ahern (2) John Grisham (2) Miranda Malonka (2) Seplia (2) Sibel Eraslan (2) Suarcani (2) Adara Kirana (1) Adityayoga & Zinnia (1) Ainun Nufus (1) Aiu Ahra (1) Akiyoshi Rikako (1) Alice Clayton (1) Alicia Lidwina (1) Anggun Prameswari (1) Anna Anderson (1) Asri Tahir (1) Astrid Zeng (1) Ayu Utami (1) Charles Dickens (1) Christina Tirta (1) David Levithan (1) Deasylawati (1) Dee Lestari (1) Desi Puspitasari (1) Dewi Kharisma Michellia (1) Djenar Maesa Ayu (1) Dy Lunaly (1) Dya Ragil (1) Elvira Natali (1) Emily Bronte (1) Emma Grace (1) Erlin Natawiria (1) Esi Lahur (1) Fakhrisina Amalia (1) Ferdiriva Hamzah (1) Frances Hodgson Burnett (1) Fredrick Backman (1) G.R.R. Marten (1) Gina Gabrielle (1) Haqi Achmad (1) Harper Lee (1) Hendri F Isnaeni (1) Ifa Avianty (1) Ika Natassa (1) Ika Noorharini (1) Ika Vihara (1) Indah Hanaco (1) JK Rowling (1) James Dashner (1) John Steinbeck (1) Jonathan Stroud (1) Kang Abik (1) Katherine Rundell (1) Korrie Layun Rampan (1) Kristi Jo (1) Kyung Sook Shin (1) Lala Bohang (1) Laura Lee Guhrke (1) Lauren Myracle (1) Maggie Tiojakin (1) Marfuah Panji Astuti (1) Mario F Lawi (1) Mark Twain (1) Maureen Johnson (1) Mayang Aeni (1) Najib Mahfudz (1) Nicholas Sparks (1) Novellina (1) Okky Madasari (1) Orizuka (1) Peer Holm Jørgensen (1) Pelangi Tri Saki (1) Primadonna Angela (1) Puthut EA (1) Rachel Cohn (1) Rainbow Rowell (1) Ratih Kumala (1) Rio Haminoto. Gramata (1) Rio Johan (1) Shinta Yanirma (1) Silvarani (1) Sisimaya (1) Sue Monk Kidd (1) Sylvee Astri (1) Tasaro GK (1) Thomas Meehan (1) Tia Widiana (1) Trini (1) Vira Safitri (1) Voltaire (1) Winna Efendi (1) Yuni Tisna (1)